26 September 2013

Peran Umat Islam untuk Derita Mesir part 1

Allahu Akbar,, Allahu Akbar,, Allahu Akbar.


Saya berjalan menuju Masjid Bank Indonesia pagi itu. Tepat tanggal 21 September 2013. Bersama adik nomor 5. Hari itu ada sebuah kajian atau pengarahan tentang Mesir, kalo saya lebih suka menyebutnya info. Setelah ijin sama suami yang hari itu masuk shift pagi, sayapun berangkat.


Forum itu 95% berisi muslimah dari berbagai ormas, majelis taklim, serikat muslimah kantoran, maupun atas nama pribadi. Sisanya pria tulen sebagai penceramah, dokumentasi, dan pengurus Masjid.


Apa info yang saya dapat dari forum itu? Pengetahuan tentang yang terjadi di Mesir tentunya. Saya wajib share apa yang saya dapat dari sana. Butuh waktu beberapa hari untuk membuat stabil emosi ini. Asli, ini ga lebay.


Berikut ini adalah kenyataan bagaimana masa pimpinan Mohamed Hosni Said Mubarak.


1. Mubarak adalah presiden yang asal usulnya dari militer.

Mesir merupakan negara mayoritas muslim tapi sistem pemerintahannya sekuler. Hal ini disebabkan pemerintahan mesir tunduk pada militer. Seperti yang banyak diketahui, militer Mesir tunduk pada Amerika. Artinya, militer Mesir adalah antek Amerika.


2. Pergerakan kerohanian yang ada di Mesir amat sangat dibatasi.

Pergerakan kerohanian ini dikhususkan kepada umat muslim. Nyatanya, mahasiswa Al-Azhar, yang digadang-gadang adalah universitas Islam terbaik, harus melaporkan semua kegiatan keislaman kepada militer. Bahkan, dalam hal skripsi ataupun thesis, persetujuannya harus melalui militer. Begitupun nasib Masjid, dimana fungsi Masjid hanya untuk tempat ibadah. Pengajian dan hal lainnya yang berhubungan dengan Islam dilarang.


3. Mesir yang merupakan satu-satunya jalur yang dianggap aman untuk bantuan ke Gaza ditutup.

Ya, ini ulah Mubarak dan militernya. Coba perhatikan gambar ini:

Palestina di jalur Gaza

See?? Zaman indonesia ngirim bantuan ke Palestina tuh nyampenya bukan di jalur Gaza, tempat konflik, tapi di Palestina bagian Timurnya. Dan satu-satunya tempat aman ngasih bantuan via Mesir. Tapi Mubarak menutup Gaza. Jahat kan? Emang!! Sedangkan via laut, akan dihabisi militer Israel.


4. Pembataian terselubung oleh militer atas perintah Mubarak.

Ini jelas ga banyak diliput media, buktinya saya aja baru tau, hehe. Yang jelas, pergerakan untuk menggulingkan Mubarak udah lama ada, tapi kekuatannya ga besar dan sifatnya tersembunyi. Mubarak membantai pemberontak yang dianggap mau mengkudeta dirinya. Banyak ulama jebolan maupun guru besar Al-Azhar ditangkap dan dibantai Mubarak. Hmm,, mirip-mirip mantan presiden kedua Indonesia pada awal pemerintahannya ya?

 

Akhirnya, seperti yang kita ketahui, tanggal 25 Januari 2011, Presiden dzalim ini dikudeta rakyatnya sendiri. Ternyata, pemilihan tanggalpun sudah direncanakan sedemikian rupa oleh militer. Yakni, tepat di ulang tahun militer. Hari itu disebut dengan revolusi Mesir.

 

Lebih dari setahun Mesir tanpa presiden, akhirnya tanggal 24 Juni 2012 DR. Muhammad Mursi terpilih menjadi presiden. Mursi adalah presiden pertama yang dipilih langsung oleh rakyatnya. Jujur, saya kagum banget dan memimpikan punya amirul mu'minin kayak Mursi. Mau tau kenapa? 

 

1. Hafidz Qur'an, Shalat jama'ah di Masjid, ga pernah absen tahajjud, sabar terhadap caci maki.

Haduh, ini no comment deh. Jangankan punya pemimpin begini, jadi istrinyapun aku rela, ahahaha *mureee*. Bahkan diceritakan istri beserta anak-anak DR. Muhammad Mursi Issa Ayyat semuanya adalah hafidz Qur'an *udah ganteng, sholeh lagi, uwuwu ~. Malah kabarnya, dia juga rendah hati, terlihat dari foto-foto tidak resmi alias tidak diliput media bahwa Beliau makan bersama rakyatnya tanpa pengawal, makan di atas wadah yang sama dan menggunakan tangannya untuk menyuap (kayak di pesantren tradisional gitu).

 

2. Swasembada pangan.

Kurun waktu 1 tahun masa pemerintahannya, Presiden Mursi mampu mengantarkan Mesir ke swasembada pangan. Dimana sebelumnya Mesir hanya bisa memproduksi 20% gandum, tapi di masa pemerintahannya, Mursi mampu membuat Mesir memproduksi 60% gandum. Hebatnya, Presiden Mursi bisa mengimpor kekurangan gandum dari negara manapun yang dia inginkan. Padahal sebelumnya, Mesir hanya wajib mengimpor dari Amerika saja. Pastinya, meningkatkan perekonomian petani.


3. Mengembangkan terusan Suez menjadi pasar bebas dunia.

Dimana Mubarak hanya mampu mendapatkan 5,6 milyar Dollar pertahun dari terusan Suez ini, Dr. Mursi mampu mendapatkan 100 milyar Dollar pertahun.


4. Menaikkan gaji PNS

Presiden Mursi membuat PNS makmur karena menaikkan gaji mereka sebanyak 200%. Dr. Mursi juga mempertahankan harga barang supaya tidak melonjak naik.


5. Mendirikan pabrik Samsung terbesar di Arab.

Dengan ini, rakyat Mesir mendapatkan barang elektronik yang murah.


6. Mendirikan pabrik mobil dan pabrik Pad/Tablet sendiri.

Sehingga Mesir tidak perlu impor mobil lagi.


7. Membuat pabrik senjata.

Ga usah lagi impor rongsokan bekas Amerika.


8. Mendukung perjuangan Palestina, Suriah, dan Myanmar.

Beliau bahkan mengatakan dalam pidatonya kalau Palestina adalah sahabat Mesir. Dan ini membangkitkan semangat juang muslim Palestina.


Sumber saya ambil di sini. Masih banyak lagi kekaguman saya terhadap Presiden Mursi yang dibahas dalam blog itu.


Amirul Mu'minin sejati, Dr. Muhammad Mursi Issa Ayyat

Saya akan bahas tentang kudeta Presiden Mursi sampai pembantaian rakyat Mesir di part berikutnya. Siap-siap sama foto para syuhada yang lagi tersenyum ya :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar